TRIBUANANEWS.COM | Nagan Raya - Jajaran Muspika Darul Makmur Kabupaten Nagan Raya dengan cepat sigap mengambil alih adanya issu penutupan Jalan akses menuju Perusahan Perkebunan PT ASN Desa Ujoeng Lamie oleh sejumlah karyawannya sebab mereka tidak diluluskan dari buruh menjadi Kariyawan.
Namun pihak Muspika Darul Makmur yang dipimpin Camat Tawaruddin, S. Sos langsung mengajak duduk bersama antara pihak buruh dengan pihak menjemen perusahan ASN akhirnya pemblokiran jalan tidak sempat terjadi.
Lebih lanjut Camat Tawaruddin kepada media Tribuananews.com mengatakan, tugas pemerintah hanya bisa memediasi persoalan apapun yang berkembang apalagi issu penutupan jalan lintas Ujoeng Lamie kearah perkebunan ASN ini penting kiajak duduk bersama agar persoalan dapat kita selesaikan tampa harus menyudut satu dan pihak lainnya
"Alhamdulillah, hasil mediasi antara pihak buruh dengan pihak Menejemen Perusahan Perkebunan ASN diruang kerjanya dapat membawa hasil," ujar Camat Tawaruddin.
Hasil mediasi sebagai berikut: 1.Pihak Perusahaan ASN telah membawa hasil akhir seleksi yang lulus murni 1 satu Karyawan.2.Mengingat dan menimbang permintaan Karyawan lainnya untuk diangkat dari buruh kasar menjadi karyawan 100% maka pihak Perusahaan telah meluluskan 12 (dua belas) kariyawan pemanen lainnya untuk menjadi karyawan 100%.
"Namun tetap dalam pengawasan untuk 6 (enam) bulan kedepan.
3.Sebanyak 22 (dua puluh dua) orang lagi dari sisi buruh pemanen dinyatakan belum bisa diluluskan untuk menjadi karyawan Perkebunan ASN sepenuhnya mengingat ada tahapan tahapan sesuai menejemen yang sudah ditentukan oleh pihak Perusahan Perkebunan ASN," jelasnya.
Untuk sementara waktu, papar Camat Tawaruddin semua berjalan lancar tampa ada Pemblokiran dan masalah apapun dalam dam mediasi antara pihak masyarakat setempat yang selama ini menjadi buruh dengan pihak menejemen Perusahaan Perkebunan ASN.
Dalam acara tersebut dipimpin langsung oleh Camat Darul Makmur Tawaruddin S. Sos, turut hadir Kapolsek Darul Makmur, Danramil Darul Makmur serta pihak Tokoh Masayarakat Desa Ujoeng Lamie dan pihak Menejemen Perusahan Perkebunan ASN.*
Laporan : Sofyan


